Selamat Datang Di Blogger Generasinya Anak Rantau
LARA HATI (Laskar Anak Rantau Hamba Sejati)

Friday, 19 December 2014

Pivot Table Excel


Jelang Weekend Sabtu pagi smartphone android saya berdering dan ternyata kawan lama semasa kuliah menelpon, karna sabtu minggu saya libur gak kerja, jadi tersentak la tidur panjang siang saya dan bangun kepagian dech.. (Jam tlah mnunjukkan pukul 09.00). Dan ternyata kawan lama kuliah saya lagi mengikuti tes disebuah perusahaan BUMN di Palembang yaitu PT. PN VII. Sebelum saya ngeblog tentang masalah yang dialami kawan saya, ada baiknya kita tinjau sekilas sejarah tentang Perusahaan PT. PN VII. 
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perkebunan Nusantara VII, disingkat PTPN VII, adalah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang bergerak di bidang perkebunan karet, kelapa sawit, tebu, dan teh. Perusahaan ini berkantor pusat di Bandar Lampung, dengan wilayah operasi meliputi Sumatera Selatan, Lampung, dan Bengkulu. SEJARAHNYA, PT Perkebunan Nusantara VII (Persero) dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 1996 tanggal 14 Februari 1996. Perusahaan BUMN ini merupakan penggabungan dari PT Perkebunan X (Persero), PT Perkebunan XXXI (Persero), Proyek Pengembangan PT Perkebunan XI (Persero) di Kabupaten Lahat, dan Proyek Pengembangan PT Perkebunan XXIII (Persero) di Provinsi Bengkulu. Perusahaan-perusahaan perkebunan tersebut sebelumnya merupakan perkebunan nasionalisasi dari Pemerintah Belanda, terutama eks PT Perkebunan X (Persero) dan PT Perkebunan XXXI (Persero). PT Perkebunan X (Persero) semula adalah perusahaan perkebunan milik Belanda yang beroperasi di wilayah Sumatera Selatan dan Lampung. Melalui proses nasionalisasi, perusahaan tersebut diambil-alih oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 1957. Sementara itu PT Perkebunan XXXI (Persero) pada mulanya berawal dari kebijakan Pemerintah Indonesia pada waktu itu untuk mengembangkan industri gula di luar Pulau Jawa pada tahun 1978. Perusahaan perkebunan ini awalnya merupakan proyek pengembangan PT Perkebunan XXI-XXII (Persero) yang berkantor pusat di Surabaya. Pada tahun 1980, proyek pengembangan ini ditetapkan menjadi badan usaha sendiri dengan nama PT Perkebunan XXXI (Persero) yang berkantor pusat di Palembang. Sementara itu Proyek Pengembangan PT Perkebunan XI (Persero) yang berkantor pusat di Jakarta dan Proyek Pengembangan PT Perkebunan XXIII (Persero) yang berkantor pusat di Surabaya merupakan proyek Perkebunan Inti Rakyat (PIR) yang telah beroperasi sejak tahun 1980-an, namun karena rentang kendali yang terlalu jauh mengakibatkan rendahnya efisiensi pengelolaan proyek serta kondisi topografi alam yang cukup berat mengakibatkan tingginya biaya eksploitasi proyek sehingga proyek tersebut berjalan kurang optimAL.
PT Perkebunan Nusantara VII (Persero) merupakan perusahaan agrobisnis yang bergerak dalam bidang budidaya tanaman tahunan dan tanaman semusim, pengolahan hasil perkebunan, serta penjualan dan pemasaran hasil produk yang meliputi CPO, Karet Spesifikasi Teknis (Technically-Spesified Rubber / TSR), teh hitam, serta Gula Kristal Putih.
Sampai dengan tahun 2013, PT Perkebunan Nusantara VII memiliki 28 unit usaha yang dikelompokkan kedalam 5 distrik yang tersebar di tiga propinsi, yaitu Lampung, Sumatera Selatan, dan Bengkulu.
DEMIKIAN SEKILAS, tentang PT. Perkebunan Nusantara VII (PT. PN VII), baikla kembali ke permasalahan awal tentang masalah interview yang dihadapi kawan saya tadi, ternyata dia cerita setelah mengikuti beberapa tahap seleksi umum dan psikotes, pada final interview kawan saya ditanya menguasai PIVOT TABLE EXCEL, dan kawan saya menjawab belum bisa kalau tetntang pivot table excel tapi klo table sederhana/biasa bisa. Dan disitula mungkin awal dari bencana itu, saya tidak masuk PT. PN VII keluhnya lewat telpon, dan dia juga bertanya bagaimana menggunakan Pivot Table Excel.
Mungkin sebagian besar orang sudah tahu dan menganggap muda pivot table excel, tetapi mungkin juga tidak sedikit orang yang tahu tentang Pivot Table Excel bahkan baru sekali mendengarnya.
ATAS DASAR CERITA TERSEBUTla SAYA TERINSPIRASI mencoba posting keblogger tentang Pivot Table Excel yang mngkin bermanfaat berikut ini :
*APA ITU PIVOT TABLE EXCEL???
   Pivot table di dalam Excel adalah sebuah fitur untuk membentuk suatu summary data sederhana. Fitur ini sangat ringan dan bisa relatif dinamis untuk membentuk berbagai macam summary data. Diluar kekurangan yang dimilikinya, tetap saja fitur ini bisa menjadi alat yang sangat bermanfaat, terutama untuk membentuk summary data sederhana. Tingkat kerumitan yang bisa dilakukan oleh fitur ini tetaplah sesuatu yang bersifat sederhana.
Pivot table memiliki konsep sebagai sebuah tabel yang menampilkan tabel fakta (fact table) yang bersifat vertikal ke dalam susunan dimensi (baris dan kolom) dan nilai ukur (values). Dengan demikian maka pivot table hanya mampu menampilkan nilai ukur berupa data yang bertipe numerik. Seluruh data yang tidak bertipe numerik hanya bisa diletakkan pada sisi dimensi. Pivot table menampilkan nilai ukur sebagai nilai agregat.
  Karakter dasar pivot table sebagai alat menampilkan data tabel fakta mengindikasikan bahwa manfaat pivot table sangat tergantung pada susunan tabel fakta yang menjadi sumber data pivot table. Ketika tabel fakta tersusun baik dan terstruktur secara sederhana, maka bisa diperoleh manfaat yang besar dari pivot table. Semakin rumit susunan tabel fakta, maka semakin rendah manfaat yang bisa diperoleh dari pivot table.
CATATAN PENTING! KASUS YG SAYA BAHAS TENTANG PIVOT TABLE EXCEL DI BLOGGER INI ADALAH KASUS PENGOLAHAN DATA SEDERHANA.

Pertama - tama buatlah tabel sederhana seperti tampilan dibawah ini ;



kemudian blok seluruh kolom dan baris data tersebut atau klik salah satu data dan tekan Ctrl + Shift + *
setelah data terblok, pilih pada menu bar Insert Pivot Table maka akan ada tampilan seperti berikut :
 
Lalu klik OK,
dan muncul tampilan seperti berikut ;
  Pada tampilan yang ditandai garis panah ada beberapa fungsi,
Pada bagian bawah panel terdapat empat kotak area dimana Anda bisa masukkan field-field yang terdapat pada Field List.Fungsi dari keempat kotak tersebut adalah sebagai berikut :
  • Report Filter : pada kotak ini field akan digunakan sebagai filter yang mempengaruhi hasil data pada PivotTable.
  • Column Labels : isi data dari field akan ditempatkan pada bagian kolom sesuai urutan.
  • Row Labels : isi data dari field akan ditempatkan  pada bagian baris sesuai urutan.
  • Values : nilai field yang terdapat pada kotak ini akan ditampilkan sebagai perhitungan summary dari count, sum, average, dan lain-lain.

 Misalkan dalam kasus Transaksi yg saya buat mau menampilkan Laporan total transaksi komoditi dari ketiga pasar tradisional, maka saya akan tarik data penempatan field sbb :
  • Field Kategori Produk ditempatkan pada  kotak Column Labels.
  • Field Nama Pasar Tradisional ditempatkan pada kotak  Row Labels.
  • Field Jumlah Unit ditempatkan pada kotak Values.
 Maka akan tampil seperti tampilan berikut ini :
Untuk Lebih memahami dan mempertajam tentang penggunaan Pivot Tabel Excel terus lah belajar dan berlatih pada studi kasus transaksi pengolahan data yg lebih rumit dan komplek yang Real dilapangan.
Selamat mencoba dan semoga sukses.

LIHAT DETAIL - Pivot Table Excel

Monday, 3 November 2014

BUAH MATOA KHAS PAPUA

Salam hangat duk blogger!,
Pagi – pagi masuk kerja sudah disuguhi cemilan pagi sebuah buah yang kulitnya seperti manggis bukan manggis, yang dibawa bos kantor oleh – oleh buah tangan dari luar kota, pas dimakan buahnya manis dan beraroma seperti buah kelengkeng bukan kelengkeng, rambutan bukan rambutan, dan durian bukan durian. Ternyata buah ini namanya Buah Matoa yg berasal dari Papua kata si bos. Karna saya penasaran dengan buah ini makanya saya posting di blogger tentang buah Matoa yang merupakan salah satu keanekaragaman buah di Indonesia.
MATOA (Pometia pinnata) adalah tanaman buah khas Papua, tergolong pohon besar dengan tinggi rata-rata 18 meter dengan diameter rata-rata maksimum 100 cm. Umumnya berbuah sekali dalam setahun. Berbunga pada bulan Juli sampai Oktober dan berbuah 3 atau 4 bulan kemudian. Penyebaran buah matoa di Papua hampir terdapat di seluruh wilayah dataran rendah hingga ketinggian ± 1200 m dpl. Tumbuh baik pada daerah yang kondisi tanahnya kering (tidak tergenang) dengan lapisan tanah yang tebal.  Iklim yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang baik adalah iklim dengan curah hujan yang tinggi (>1200 mm/tahun).  Matoa juga terdapat di beberapa daerah di Sulawesi, Maluku, dan Papua New Guinea.  Buah matoa memiliki rasa yang manis.
Di Papua dikenal 2 jenis matoa, yaitu : 

1.   Matoa Kelapa.
           Ciri yang membedakan keduanya adalah terdapat pada tekstur buahnya Matoa Kelapa dicirikan oleh daging buah yang kenyal dan ngelotok seperti rambutan aceh, diameter buah 2,2-2,9 cm dan diameter biji 1,25-1,40 cm.




2.  Matoa Papeda.
Sedangkan Matoa Papeda dicirikan oleh daging buahnya yang agak lembek dan lengket dengan diamater buah 1,4-2,0 cm.  Tanaman ini mudah beraptasi dengan kondisi panas maupun dingin.  Pohon ini juga tahan terhadap serangga, yang pada umumnya merusak buah.

Dilihat dari jenis warna buahnya, baik Matoa Kelapa mapun Matoa Papeda dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu matoa merah, kuning, dan hijau.

Buah Matoa berbentuk lonjong dan seukuran buah pinang (keluarga Palem), ketika muda berwarna hijau dan setelah matang berwarna hijau kekuningan atau coklat kehitaman. Pohon matoa tumbuh tinggi, dan kayu nya bisa untuk mebel atau kusen – kusen rumah. Buah ini merupakan buah musiman yang berbuah pada bulan September – Oktober. Matoa tumbuh di seluruh wilayah kepulauan Cenderawasih. Buahnya berbentuk bulat melonjong seukuran telur puyuh atau buah pinang (keluarga Palem) dengan panjang 1,5-5 cm dan berdiameter 1-3 cm, kulit licin berwarna coklat kehitaman bila masak (kalau masih muda berwarna kuning kehijauan, ada juga yang menyebut hijau-kekuningan). Kulit ari putih bening melekat pada biji, manis dan harum. Di Papua, pohon matoa sebenarnya tumbuh secara liar di hutan-hutan. Ini adalah sejenis tumbuhan rambutan, atau dalam ilmu biologi disebut berasal dari keluarga rambutan-rambutanan (Sapindaceae). Sedangkan jenisnya dalam bahasa latin disebut pometia pinnata.
Penyebaran buah matoa di Papua hampir terdapat di seluruh wilayah dataran rendah hingga ketinggian ± 1200 m dpl. Tumbuh baik pada daerah yang kondisi tanahnya kering (tidak tergenang) dengan lapisan tanah yang tebal. Iklim yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang baik adalah iklim dengan curah hujan yang tinggi (>1200 mm/tahun).


Buah matoa dapat dikonsumsi segar. Cita rasa buah ini sangat khas seperti rasa rambutan bercampur dengan lengkeng dan sedikit rasa durian. Karena rasa dan aroma yang dikandungnya membuat matoa memiliki nilai ekonomi penting bagi masyarakat Papua. Harga jual rata-rata mencapai Rp. 20.000/kg bahkan sering lebih Rp. 50.000/kg dan tidak pernah murah, buah ini banyak dipesan peminat di luar Papua sebagai oleh-oleh. Bila sedang musim buah matoa banyak dijual di pasar-pasar, pedagang kaki lima, maupun dijual di tepi jalan. Buah matoa mempunyai kulit buah relatif tebal dan keras sehingga dapat tahan lama jika disimpan yaitu bisa disimpan hingga 1 minggu tanpa perlakuan pengawetan dan jika disimpan dalam suhu 5-10°C buah matoa dapat dipertahankan hingga 20 hari. 

BUDIDAYA BUAH MATOA
Tanaman matoa dapat diperbanyak dengan menggunakan biji, cangkok, stek maupun sambung. Pada perbanyakan dengan biji sebaiknya terlebih dahulu disemaikan dalam polybag dan jika sudah cukup kuat dapat dilakukan pemindahan ke lapangan/kebun. Jarak tanam yang umum adalah 8 sampai 12 meter.
Menurut petani pengembangbiak buah  matoa , biji yang akan dijadikan bibit harus dipilih dari buah yang bagus. Biji-biji itu kemudian disemai di tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang. Saat usia dua minggu, biji akan tumbuh menjadi kecambah.
Nah, setelah usia tiga minggu, kecambah sebaiknya dipindah ke polibag ukuran besar yang berisi campuran tanah dengan pupuk kandang, urea dan NPK. "Tempatnya harus besar agar bibit bisa tumbuh dengan baik," Kata petani Matoa.

Menurut Petani, pupuk NPK harus diberikan agar meningkatkan kadar oksigen dalam tanah. Soalnya, tanaman ini dapat berkembang dengan baik jika ditanam dalam  tanah yang mengandung kadar oksigen yang cukup.
Saat berumur lima bulan, bibit akan mencapai ketinggian sekitar setengah meter. Saat itulah, bibit siap dipindahkan ke lahan perkebunan untuk ditanam.
Bibit yang telah ditanam di lahan terbuka masih harus diberi pupuk setiap dua bulan sekali. Pada usia dua tahun, tinggi tanaman matoa bulan akan mencapai 1,5 m hingga 2 m., untuk pemilihan lokasi budidaya matoa, sebaiknya pilih lahan yang terkena sinar matahari langsung.
Para Petani  bilang, pada daerah yang terkena sinar matahari, buah bisa tumbuh besar sampai memerah kulitnya. "Tapi kalau daerah yang kurang sinar matahari, saat buah tumbuh membesar, kulitnya retak, terlihat sedikit isinya," katanya.
Tanaman ini baru berbuah saat umur lima tahun. Saat pertama kali berbuah, satu pohon matoa bisa menghasilkan 5 kilogram (kg) buah matoa. Namun pada produksi selanjutnya, bisa menghasilkan 100 kg Buah Matoa

 MANFAAT BUAH MATOA UNTUK KESEHATAN DAN EFEK SAMPINGNYA
Buah matoa dapat dikonsumsi segar dan memiliki rasa seperti gabungan antara rambutan dan lengkeng yang tentu saja membuat buah ini sangat lezat. Karena rasanya yang enak, buah ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

Buah matoa selain kaya akan kandungan vitamin C dan E juga memiliki banyak manfaa bagi masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi. Harga jual buah matoa yang tinggi membuat buah ini dapat dimanfaatkan untuk membantu perekonomian masyarakat.

Kandungan vitamin C dalam buah matoa bermanfaat sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas yang menyerang system kekebalan tubuh. Vitamin C juga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan berbagai macampenyakit.

Kandungan vitamin E pada buah matoa juga dapat membantu meringankan stress, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan kesuburan serta meminimalkan resiko terserang penyakit kanker serta penyakit jantung koroner.
Vitamin E dalam buah matoa juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit dengan cara menjaga serta meningkatkan kelembapan serta elastisitas kulit. Vitamin E juga beranfaat sebagai antioksidan yang bertugas menjaga tubuh dari serangan radikal bebas yang bisa merusak serta menggerogoti sel-sel tubuh.

Efek Samping / Kekurangan Buah Matoa Jika Dikonsumsi Terlalu Berlebihan
Buah matoa kaya akan vitamin C dan vitamin E, tetapi buah ini kaya akan kandungan glukosa jenuh sehingga jika terlalu banyak mengkonsumsinya akan menyebabkanMabuk / Teler
LIHAT DETAIL - BUAH MATOA KHAS PAPUA